Jiak dia datang
Seandainya mentari tak bersinar lagi untukku dan kala itu nafas telah pergi bersamanya, untuk selamanya. Aku hanyalah bongkahan-bongkahan daging yang tak berharga, mungkin kamu dan kalian akan jijk lalu pergi memasukkanku dalam liang laht yang gelap, sunyi, dan pengap.
Tinggallah tangis dalam kegelapan, penyesalan yang menyakitkan dan catatan dosa atas penistaan dan pendurjanaan. adakah, adakah maaf untukku yang akan datang membawa pelita dalam gelapnya liang lahat.
Bila masa bisa bergeser, bila semua bisa diulang, maka diam adalah pilihanku. aku akan menatapmu dan mengurut dadaku sembari mengucap sabar dan menahan diri.
tapi benarkah?, masa akan berulang!.
andai itu terjadi mungkin dilema ini akan bisa kita maklumi. Kita akan memulainya seperti dulu, dengan canda, tawa, dan cinta yang kemudian akan kita jauhkan dari ego.
sayangnya ego takkan pernah pupus, takkan pernah hilang, dan akan terus meradang bersama hasutan iblis yang lagi sesat.
aku mencintaimu Triska.
sudikah kau membawaku dari kesalaan ini,
menuju jalan yang jauh dari marah karena hasutan iblis
jauh dari nafsu sahwat setan
dan dekat denganNya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar