Aku manusia biasa yang hanya bisa berkata, sulit bagiku untuk berbuat. Akankah kesulitan itu yang membuatmu marah, membuatmu menghindar dari segala rasa ini. Rasa yang telah sempurna dengan hadirnya dirimu sayang, dirimu yang ada disetiap aku takut dan setiap ketidak fahamanku dalam menghadapi emosi. Kini kau diam, kau seolah asing bagiku dan tidak lagi perduli, tidak lagi membuka mulutmu serta memilih bungkan. Aku takkan berkata lagi bahwa "mungkinkah ini salahku?", karena aku tahu jelas aku yang salah.
Kalu memng kebungkamanmu adalah hukuman bagiku, atas semua ini dan atas kesalahanku, aku menerimanya. Aku yang salah, aku yang salah, aku yang salah, aku yang salah, aku yang salah, aku yang salah, aku yang salah, aku yang salah, aku yang salah, aku yang salah, dan aku tak bisa mengatakan kalau rasa ini harus di sudahi.
Maaf kan aku.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar