Selasa, 18 Oktober 2016

Dia Bukan Hujan

Saat tetesan nikmatMu membasahiku, aku tengah melintas bersamanya. Melewati senja yang istimewa ini, melewati hitungan waktu yang terus berganti. Hari ini mendungmu kian mendongakkan raut lelah, menandakan masih banyak air yang mengenang bersamanya sedang mengankasa bebas di atas sana.

Aku suka hujan dan mungkin tidak baginya, meskipun dia menyukai aku. Itu adalah hal yang cukup. Dia adalah dia, aku menyukainya meski dia bukan hujan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar