Minggu, 24 September 2017

Seandainya rasa sayang itu bisa membuat satu sama lain mengerti apa yang diinginkan.
Aku bahkan tak pernah menyangka bahwa sebuah perhatian sangat mahal harganya hingga sangat sulit untuk didapat.
Sudah ku coba berulang kali untuk tak memperdulikan orang lain tapi tetap saja tak bisa.
Jujur saja bagaimana mungkin aku tak iri dengan wanita lain yang bahkan rela kau kejar cintanya dulu, tapi coba lihat bahkan hanya karena kekesalanku dan lalu mendiamkanmu kau bahkan seperti tak sudi sedikitpun untuk membujukku.
Tapi ya,kau benar bahwa kau hanyalah seorang manusia yang memiliki kekurangan dan kelebihan begitupun denganku juga


ahh alangkah kasihannya manusia yang mengemis perhatian seperti ini.
Aku tau orang tak hanya hidup untukku
Aku masih ingat dulu kau pernah mengatakan bahwa kau bukanlah milikku tetapi milik semua orang. Aku bisa terima,hanya saja terkadang aku bertanya pada diriku sendiri, lalu dimana letak keistimewaanku di mata dan hatimu ???
Aku bahkan masih tak bisa menjawabnya meski sudah berulangkali membaca tulisanmu .
Seandainya bisa ku batasi rasa sayang ini sejak dulu mungkin rasa sayangku takkan sebesar ini,tapi sayangnya itu diluar kendaliku
Jadi bila seseorang tersakiti dengan rasa ini aku minta maaf,karena aku sama sekali tak bisa memilih siapa yang harus dan tidak aku cintai

Aku tak berniat menyakiti dengan kata-kata ini tapi ini hanyalah segaris ungkapan hati untukmu.



Kamis, 17 Agustus 2017

Maafkan Aku

Jiak dia datang

        Seandainya mentari tak bersinar lagi untukku dan kala itu nafas telah pergi bersamanya, untuk selamanya. Aku hanyalah bongkahan-bongkahan daging yang tak berharga, mungkin kamu dan kalian akan jijk lalu pergi memasukkanku dalam liang laht yang gelap, sunyi, dan pengap.
Tinggallah tangis dalam kegelapan, penyesalan yang menyakitkan dan catatan dosa atas penistaan dan pendurjanaan. adakah, adakah maaf untukku yang akan datang membawa pelita dalam gelapnya liang lahat.

Bila masa bisa bergeser, bila semua bisa diulang, maka diam adalah pilihanku. aku akan menatapmu dan mengurut dadaku sembari mengucap sabar dan menahan diri.
tapi benarkah?, masa akan berulang!.
andai itu terjadi mungkin dilema ini akan bisa kita maklumi. Kita akan memulainya seperti dulu, dengan canda, tawa, dan cinta yang kemudian akan kita jauhkan dari ego.

sayangnya ego takkan pernah pupus, takkan pernah hilang, dan akan terus meradang bersama hasutan iblis yang lagi sesat.

aku mencintaimu Triska.
sudikah kau membawaku dari kesalaan ini,
menuju jalan yang jauh dari marah karena hasutan iblis
jauh dari nafsu sahwat setan 
dan dekat denganNya.


Sabtu, 05 Agustus 2017

aku dan salahku

apa yang mungkin bisa ku berikan untukmu,
apa yang mungkin bisa aku fahami tentangmu

hanya kesalahan yang ada padaku
hanya kekurangan yang hadir dalam diriku
hanya kelupaan yang sering menghampiriku


aku,
benarkah sebuah sebutan bagiku
benarkan aku itu pantas untukku
kamu
sangat setia,
aku takkan sanggup bila mana kata Pisah itu keluar dari mulutmu
kata pisah itu merenggutmu dariku.

aku
akrab dengan kemurungan
selalu sendu kala tawa
tawa kala sendu itu menggemurh di jiwa

kamu
membagi kecerian dalamhidupku
membuatku tersenyum dan hidup lebih baik dari yg dulu..


maafkan aku..

"aku tak ingin menyakitimu"
"aku tak ingin jadi penyebab tangismu"

Senin, 10 Juli 2017

my live

Aku tersentak dari satu kejadian yang terasa nyata, mungkin kalian akan mengatakannya mimpi, yang jelas itu tampak bagai isyarat. Kembali aku menarik diri berkaca atas apa yang telah menimpahku selama ini, atas hari-hari yang sulit untuk dilewatkan. "Mungkinkah aku bertahan?".
aku berjanji padamu dan pada diriku akan terus bertahan, walau semua tak terasa mudah.

Meski ini tak mudah, tapi ini akan aku perjuangkan.

Rabu, 12 April 2017

22

Ini mungkin pagi yang indah,

penambahan usia seharusnya membuat hati ini was-was, akan ajal yang makin dekat..
tapi inilah kehidupan yang fanah.
bagi aku ini sudah cukup, dimana aku sudah menemukan alasan mengapa aku harus bertahan hidup dan bersyukur atas apa yang telah ia kehendaki.

kado itu bukanlah sebuah yang istimewa karena kamu adalah hal yang istimewa.....


thanks Triska ramadani

Rabu, 15 Februari 2017

Jauh tapi Dekat





Aku sangat mencintaimu, maafkan aku jika terlalu sibuk dengan urusanku.
ini semua demi mimpi dan cita2 kita, doakanlah aku agar berhasil.

terimakasi atas kesabaranmu selama ini, Love u, Triska Ramadhani....

Sabtu, 04 Februari 2017

I Love U : IKA




Seadainya jika aku mampu aku akan melakukannya, membawa dunia kehadapnmu dan memberikannya padamu. Namun aku sadari kemampuanku terbatas, kelemahan adalah alasan yang tak terbantahkan dan keterbatasan adalah kebenaran yang mutlak.
****
                Mereka ternyata adalah duniaku, bakat, ilmu dan profesi. Semuanya adalah sebuah dunia yang hanya ada padaku dan akhirnya aku bisa membawanya untukmu, yah untukmu. Selama ini aku lupa bahwa aku melihat dunia melalui mereka semua, orangmengenalku karena mereka dan aku banyak berjalan karena mereka.
Dan saat aku membawakan duniaku untukmu, saat itulah kau membawaku untuk menjelajahi duniamu. Mengenal apa itu arti memiliki, menyayangi, cemburu, dan pengertian. Sejauh ini aku masih telat berkembang, namun aku berusaha untukmu yang terus bersabar akan hari-hari bersamaku. Aku merasakan kehidupan yag lebih baik bersamaku, terimakasi. Aku mencintaimu..



Senin, 30 Januari 2017

Awalnya hanya sebuah candaan biasa antar sesama kawan. Hingga akhirnya candaan itu menjadi sebuah ketertarikan yang amat sangat terhadap dirinya. Yang dulu aku fikir sosok pria yang misterius.
Laki-laki itu terus saja berbicara dengan nada yang aku pikir itu tinggi dan aku sering mengatakan bahwa itu adalh sikap yg kasar.
Tapi semuanya berubah semenjak aku mengenalya semenjak aku dekat dengan nya.
Entah aku yang baru tau atau memang dia merubah sikapnya sekarang. Dia jadi orang yang tiba2 saja perhatian,bahkan melakukan hal2 yang konyol yang aku pikir dia tak mungkin melakukakannya. Aku mendapatkan itu disaat aku sakit,sakit itu berubah menjadi tawa karenanya,karena sikap konyolnya itu.

     Seiring berjalannya waktu banyak yg dilalui.Hanya saja terkadang mugkin aku terlalu mendominasi kehidupannya.Tak membiarkannya melakukan apa yg dia inginkan.Aku hanya ingin dia menjadi yg terbaik tapi mungkin caraku salah Aku akan berubah menjadi seseorang yg tak lg menuntut banyak,tak lg meminta banyak,takkan mengomel banyak seperti dulu.
Karena sekarang aku sadar,entah itu benar atau tidak tapi rasanya sekarang caraku menunjukkan rasa sayang,cinta dan peduliku dengan cara diam membiarkannya melakkukan semua yang diinginkannya tanpa meminta sesuatu yg tidak disukainya.
Kalau bahkan dengan cara itu dia menganggapku tak mencintainya.itu salah
Aku masih dan akan selalu mencintai laki laki itu.Laki laki misteriusku
Satu hal lagi mungkin ada seribu alasan untuk meninggalkanmu tapi aku memilih satu alasan untuk tetap bersamamu dan alasan itu adalah kamu.

Belum Ada Judul

Mungkin bukan Iwan Fals saja yang memberikan nama karyanya seperti kata yang terpetik di atas. Ini adalah judul dimana semua tentang kemulut bermula, sehingga pada akhirnya tak ada kata yang cukup padu mewakili semua kejadian ini. Sayangnya ini harus di tuangkan, kedalam catatan ini.
*****

       Waktu akan mungkin dengan mudah berlalu, meninggalkan apa yang tak seharusnya yang ia tunggu dan tak pernah kembali berdiam diri sembari angan akan meraihnya kembali sehingga itu semua menjadi nyata. Yah, Inilah pahitnya!, sebuah kenyataan akan terasa sangat pahit bagi seorang pemimpi yang telah terbangun dari tidurnya tan harus berasni mewujudkannya, menyatakannya bahkan ia takkan berani untuk mengingat mimpi itu kembali. 

        Saat kobaran obor semangat akan kian memudar, saat itu pulalah malam benar-benar terasa buta dan angin sungguh-sungguh merasa dingin. Maka seseorang mengetahui arti dari sebuah kebenaran akan sebuah kematian.

        Tapi aku tak mau mati dan tak takut mati untuk sekarang ini, masih banyak alasan yang memaksaku harus tetap kokh berdiri menantang ajal yang tiap saat mengintai. Inilah kenyataannya dimana aku akan berusaha melawan kerasnya hinaa, hujatan dan makian. Demi mereka, demi dia dan demi semua mimpi-mimpi itu serta demi janji itu. Aku mencintai hidupku, duniaku, mereka dan dia. 

        Kini saat ajal datang menggodaku dan mengajakku untuk pergi, aku takkan menoleh sedikitpun padanya melaikan aku akan medah tangan pada Yang Satu, meminta perlindungannya dan pertolongannya. 

"Ya Allah Ampunilah dosa ku dan dosa kedua orang tuaku dan dosa hamba-hambaMu, lindungi kami dan permudah urusan kami".

dan keajaibanpun terjadi, semangat baru hadir dalam diriku. 

Sabtu, 28 Januari 2017

Apakah ini..



            Kesekian harinya di tahun yang baru ini, tampaknya pertanggalan kian hari kian tak terasa. Begitu dengannya, semakin tampak dewasa dan menawan. Oh, akankah ini hari-hari indah itu. Diaman hanya ada matamu yang menatap tajam mataku dan kita saling terpukau antara satu dan lainnya.
            “L, henhh”
            “loh, kok diam aja?”
            “jadi, adek harus teriak-teriak”, balasnya dengan raut wajah yang kusut.
            Biasanya rambut itu terikat rapi dan tertata rapi. Mungkin karena ini bukan malam biasa, dimana rambut indah itu terbuka dan menjuntai bagaikan padi yang ranuh terhembus bayu.
            “huuhhhhh”, sedikit ku hela nafas”jangan gitu,ah. Jelek tahu!”
            “biarinlah”, dia tampak semakin ketus.
            Aku terdiam sejenak melihat perawakan yang ia tunjukkan malam ini, walau tampak menyimpan kemarahan tapi tak begitu jelas karena ke molekannya. Setidaknya ada pergejolakan dari balik rambut yang terurai itu.   
            “hemnhh”keadaanpun kian hening.
            Mungkin inilah titik dimana kemarahannya sulit untuk di utarakan, tatapannya kian membuatku engan berbicang, sikapnya yang dingin ikut membuatku merasakan kekesalan yang kian ia tahan.
****
            Seperti menulis, kian hari kemampuanku kian tumpul. Namun kesulitan dalam menghadpi hari-hari yang sepenuhnya kulewati dengan kesibukanku sendiri ikut memancing ketumpulan rasa perhatianku terhadapnya.
Inilah masa-masa sulit dimana harus ada emosi yang tak terpenuhi dan adakalanya setiap detik tak ada lagi tawa bersama.
Aku menyadari kekuranganku sebagai manusia yang lemah, namun aku juga sering untuk merik kembali kesalaha-kesalahan yang telah aku perbuat untuknya.  Jemariku semakin kaku untuk menuliskan kembali kata-kata indah padanya, begitu juga dengan hari-hariku yang semakin sempit untuknya.
Mungkin aku bisa menjadi orang yang asing dalam hidupnya namun dia tetap menanti kedatangan aku yang dulu, tanganna selalu terbuka menunggu genggaman yang kini kian jarang bersentuhan, masih seperti dulu.
Aku selalu mengajar ambisiku yang tengah melambai jauh di depan, namun sebaliknya aku menjauhkan diriku dari dia yang tetatp setia padaku.
Maafkan aku, tampaknya semuanya hampir pudar. Kemampuan menulisku dan semua inspirasi yang dulu pernah ada untuk membuatmu tertawa, bingung dan bahkan bangga akan diriku. .  .