Minggu, 07 Agustus 2016

Kamu dan Pagi

 Fajar menyingsing seperti pagi yang biasanya, aku kira aku yang paling awal untuk menyapanya. menyapa Senyum indah itu, atau sekedar mengiriminya pesan lewat SMS. Ternyata dia lebih dulu terjaga dari lelap dan mengirimi aku pesa, pesan kerinduan ingin bertemu melepas gundah.

Kemarin titik hujan menetesi malam minggu, seharusnya aku datang malam itu untuk bertemu dengannya. Yah, tapi malam sepertinya hujan membatasi pertemuan itu dan menggantinya dengan rasa rindu yang sangat indah. Indah dan ingin segera bertemu.

Triska Ramadhani, seorang yang berperawakan manja. Wajahnya menampakkan beta indahnnya kasih sayang yang telah membentuk sikapnya yang halus bagai sutra. Sutra yang hanya ada dalam semusim dan langka.

Aku mungkin satu-satunya orang yang bodoh, mencoba untuk menguji seberapa tangguhnya dia. Padahal ujian hanya layak datang dari Illahi.

sementara kini pagi datang berbarengan dengan pagi bersamanya. Bersamamu sayang...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar