Ini hari dimana aku baru saja
terjaga dari lelapnya kantuk, malam tadi memang tidak memberikan waktu yang
cukup untuk terlelap. Mungkin karena harus duduk di samping nenek yang sedang
sakit, meski ada kenyamanan di sampingnya seperti masa dimana aku masih kecil.
Kali ini kami agak berdialog panjang tentang seseorang yang
wajahnya masih baru. Walau baru nenek cepat mengenalinya dan begitu jugan
dengan dia bisa menyesuaikan dirinya. Pertemuan dan dialog merekapun membuat
nenek senang, meski aku di kacangin
tapi enggak apalah yang penting mereka senang.
Nenek pesan, kalau dia itu baik dan serasi untukku. Yah, sedikit GR-sih mendengarnya yang
penting kami bahagia dan menjauhkan dari tingkah yang menyalah. Meski kadang
aku sering memancing kejengkelan, setidaknya dia selalu melerai. Melerai kebodohan yang tidak patut di
peralalasankan.
Wajahnya terlihat manyun tapi tetap saja masih catik, dia
tidak begitu nyaman dengan itu. Dengan jujur aku hanya berniat untuk mengujinya
walau tak sepantasnya aku berbuat seperti itu.
Catatan indah
menghiasi hari dalam kemerlap rona kehidupan, kesalahan dalam tiap tutur kata
insan hanyalah nafas kehilafan akibatan penurutan nafsu. Aku melihat sebuah
kehidupan baru dlam dirimu, indah dan nyaman berhiaskan cinta yang tulus. Selama
ini aku terus mencari dan terus berbenah, namun pencarian itu kini tidak sunyi
dan dihiasi tawa.
Maaf ya, sayang kalau abng suka buat ika jengkel..
I Love You Mr.M.Abdul Hasan Simatupang
I Love You Mr.M.Abdul Hasan Simatupang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar